jump to navigation

Foto-foto Kegiatan Revitalisasi MGMP 21-2-2009 Februari 22, 2009

Posted by wakhidkurniawan in Kegiatan MGMP.
trackback

Sehubungan dengan banyaknya kendala di tahun lalu, maka kegiatan revitalisasi MGMP yang sedianya dilaksanakan pada tahun 2008 pada akhirnya baru terlaksana pada bulan Pebruari-maret 2009. Dengan alasan kesibukan pengurus dan peserta menghadapi UN, maka kegiatan revitalisasi MGMP dilaksanakan pada setiap hari Sabtu, mulai tanggal 21 Pebruari 2009.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan rancangan sebagai berikut :

1. Peserta terdiri dari 2 kelompok, yaitu kelompok guru yang mempunyai dasar keilmuwan Fisika dan Biologi.

2. Peserta dengan dasar keilmuan Fisika akan bersama-sama guru pemandu berlatih bagaimana mengajarkan Biologi. Dan sebaliknya, peserta yang mempunyai dasar keilmuan Biologi akan berlatih bagaimana mengajar Fisika.

Hal ini relefan dengan apa yang dibutuhkan oleh para peserta di masa mendatang. Sebab di masa mendatang, para guru diharapkan dapat mengajar semua materi IPA.

Kegiatan revitalisasi MGMP untuk yang pertama kali ini dilaksanakan di SMP N 9 Purwokerto. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas.

Berikut adalah foto-foto kegiatan pada hari pertama (tanggal 21 Pebruari 2009) ….

geber
————————————————————

sambutan-kepala-dinas1  sambutan-mkks

Sambutan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Ketua MKKS Kabupaten Banyumas.

sambutan-ketua-mgmp  mas-pembawa-acara

Ketua MGMP dan Pembawa Acara

———————————————————————————

peserta  peserta2

peserta3  peserta4

Foto-foto Peserta…………….

———————————————————————————-

pretest-fisika  praktik-preparat

praktik-mikroskop  mikroskop

citra-mikroskop-2  citra-mikroskop

tuan-rumah  Foto-foto selama kegiatan…

Komentar»

1. pak tris - Februari 24, 2009

salam sejahtera untuk semua guru ipa banyumas…
salam sejatera untuk semua pembaca….
Revitalisasi mgmp dengan bantuan dana dari block grant semoga dapat memberi makna walau saya yakin teramat sedikit waktunya. adalah sesuatu yang sangat kurang memadai bila bertukar informasi keilmuan dalam waktu yang sesingkat ini. Tidak mudah bagi rekan-rekan guru biololgi untuk memahami fisika dalam waktu sesingkat itu,pun sebaliknya bagi guru-guru fisika mencermati materi biologi. apalagi sudah terlanjur menjadi persepsi umum bahwa biologi adalah “beologi” alias ilmu hafalan.sementara fisika juga sudah dimitoskan sebagai semacam “matematika”.padahal barangkali perlu ditengok kembali bahwa biologi, kimia dan fisika adalah ilmu alam atau sains ( bahsa aslinya science), artinya pembelajaran ilmu-ilmu ini mesti harus berbasis pada pengamatan,penemuan untuk mendapatkan fakta-fakta yang menyusun konsep atau teorinya.kapan semua ini dapat kita hadirkan di kelas-kelas kita jika kesadaran ini telah hilang dari para guru?
memang kemudian menjadi banyak persoalan ketika dunia guru terinfeksi oleh banyak masalah lain yang menggeser esensi pembelajaran sains.
saya mencatat sambutan ketua MKKS pada acara pembukaan bahwa ipa hendaknya dapat mengembangkan skill of life siswa dalam kehidupannya.Juga pandangan yang menarik dari kepala dinas kita bahwa ipa baik biologi, kimia maupun fisika sangat banyak fenomena alam yang terkait dengannya di indonesia milik kita ini.Dari rekan guru ipa ada sesuatu yang perlu saya tulis di sini sebagai contoh belajar kontekstual dan sungguh bermanfaat. Seorang guru fisika sangat tertarik dengan aspek bionomik (istilah Prof Dr Djohar,mantan rektor IKIP Yogya) lebah. Produk lebah yang berupa madu dikemasnya dalam botol dan dipasarkan dengan sangat baik diantara sesama guru ipa. Waktu measukan madu dalam botol pasti adalah terapan dari mekanika fluida kan ??? Dan karya nyatanya itu menjadikan beliau pantas mendapat sertifikasis sebagai guru profesional… Pun dengan pengelola blog ini, saya tahu bahwa disiplin ilmu listriknya telah menjadi salahsatu sumber elektronomik(istilah saya sendiri), sehingga setiap tangannya menyambungkan kabel yang terjadi bukanlah korsleting tetapi yang keluar adalah amplop rejeki halal.Ketika motornya sudah tidak jelas alat ukur bahan bakarnya, hukum bejana berhubungan pun diterapkan sehingga slang plastik pun dapat menggantikan fungsi bagian kuda jepang yang rusak itu. Ini sungguh-sungguh terjadi.
barangkali jika ada siswa-siswa yang mewarisi kreativitas beliau-beliau di hari depan, akan banyak makna dalam pemebalajaran ipa yang dilakukan.sebagai guru biologi, penulis sendiri pernah merasakan menukar lembara-lembar daun dengan semacam kertas yang disebut uang. dan pernah menggenggam tanah & sampah untuk difermentasikan dan selanjutnya di tukar beras …. hehe.Insaallah ini juga halal…
bahwa kemudian ipa di UN kan dan bentuk soalnya dapat diatasi dengan strategi belajar “instant” itu persoalan yang berdimensi lain lagi. itupun masih menjadi jalan rejeki bagi beberapa teman yang kemudian hijrah wilayah bahasa ilmu(matematika) dan punya anak didik lintas sekolah alias bimbingan belajar…..
kesimpulannya…tidak usah disimpulkan, ini hanya sebuah obrolan teman minum teh sore hari
mohon maaf kalau kurang berkenan, saya sedang belajar sopan santun. wassalam.

2. Deni Kurniawan As'ari - Maret 18, 2009

Selamat dan semoga selalu sukses, teman-teman guru IPA SMP Banyumas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: