jump to navigation

BEBERAPA HAL TENTANG EVALUASI September 5, 2008

Posted by wakhidkurniawan in Karya Ilmiah.
trackback

**** Setelah sekian lama nggak ada yang upload tulisan, pada akhirnya aku sendirilah yang upload tulisan. Semoga tidak dikira serakah. Menerapkan menejemen dagang bakso dalam mengelola blog MGMP IPA. *****

Setelah ada aturan penulisan rapor disederhanakan mengiringi diluncurkannya Standar Penilaian, apa yang terjadi? Boleh taruhan, 99% populasi guru di Indonesia akan berfikir :”Jika demikian penilaian model KTSP sudah tidak digunakan lagi. Kembali lagi ke kurikulum lama”. Maka cara kerja guru kembali seperti semula. Perubahan-perubahan yang dirintis sejak Kurikulum Hasil Belajar, Kurikulum Berbasis Kompetensi, Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan hilang tanpa bekas.

Apa saja yang akan lenyap dengan adanya diluncurkannya Standar Penilaian?

  1. Berani taruhan. 99,999% guru di Indonesia berpendapat bahwa penilaian dilakukan semata-mata ditujukan untuk mengukur pengetahuan siswa (dulu) dan kompetensi siswa (sekarang). Hanya 0,0001 % guru yang menjadikan penilaian salah satu cara yang efektif untuk memotifasi siswa untuk mencapai kompetensi.
  2. Berani taruhan. 99,999 % guru di indonesia akan berpendapat “Buat apa saya harus menilai dengan berbagai macam teknik. Toh dengan hanya satu atau dua kali ulangan harian, saya sudah bisa menentukan nilai rapor siswa”. (Jika demikian adanya, maka rapor sudah bisa saya buat, cukup hanya bertemu siswa satu atau dua pertemuan saja di awal tahun pelajaran.)
  3. Berani taruhan. 99,999 % siswa yang bodoh di Indonesia akan berpendapat “Buat apa saya belajar, toh guru sudah menganggap saya sebagai anak yang bodoh”. Sekolah hanya sebagai institusi yang menjustifikasi si A anak bodoh, si B anak biasa-biasa saja, si C anak pinter. Tanpa memberikan semangat dan kesempatan seluas-luasnya bagi anak yang bodoh untuk menjadi pintar.
  4. Dengan adanya teknik penilaian yang beragam, maka pembelajaran pun juga beragam. Pelajaran tidak lagi membosankan. Berani taruhan, 99,99% guru di Indonesia tidakakan mengupayakan KBM yang bergairah yang diakhiri dengan penilaian yang beragam setelah diluncurkan rapor satu nilai saja.

Untuk lebih lengkapnya, unduh makalah tentang pengembangan kurikulum di sebelah kanan.

Komentar»

1. Sairan, S.Pd - Maret 16, 2009

Selamat, untuk pak wakhid dan teman-teman guru di MGMP IPA Banyumas yang telah berhasil mendokumentasikan kegiatannya di Blog. Mudah-mudahan ini awal yang baik bagi panjenengan semua. Sekali lagi selamat !

2. sutikno - Desember 28, 2009

lho pak panjenengan suka taruhan tho
ha ha ……..? pasti menang taruhannya ya pak


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: